Accelerating Healthcare Transformation for Healthier Indonesia
Discover the latest medical technologies, connect with healthcare leaders, and explore innovations in the health industry all in one place.

25 – 28 November 2026 • NICE • PIK 2

Days to INDOMEDEX 2026

Day(s)

:

Hour(s)

:

Minute(s)

:

Second(s)

Accelerating Healthcare Transformation for Healthier Indonesia

Discover the latest medical technologies, connect with healthcare leaders, and explore innovations in the health industry all in one place.

25 – 28 November 2026 • NICE • PIK 2

Days to INDOMEDEX 2026

Day(s)

:

Hour(s)

:

Minute(s)

:

Second(s)

Dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS) yang jatuh setiap 24 Maret, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengajak seluruh lapisan masyarakat memperkuat komitmen dalam upaya eliminasi Tuberkulosis (TBC). Ajakan ini diwujudkan melalui kampanye GIATKAN (Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dengan Komitmen dan Aksi Nyata), sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.03/C/376/2025.

Peringatan HTBS menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan keterlibatan masyarakat dalam pemberantasan TBC. Langkah ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan TBC, yang menekankan kerja sama lintas sektor demi tercapainya Indonesia bebas TBC pada 2030.

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, dr. Yudhi Pramono, menegaskan bahwa eliminasi TBC bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa.

“Dengan deteksi dini, pengobatan tepat, serta dukungan sosial yang kuat, kita bisa mengakhiri TBC di Indonesia. Saatnya kita bergerak bersama, giatkan komitmen dan aksi nyata untuk Indonesia bebas TBC!” ujarnya.

Sebagai bagian dari kampanye GIATKAN 2025, Kemenkes mendorong berbagai kegiatan di tingkat nasional maupun daerah, seperti edukasi publik, mobilisasi deteksi dini TBC, serta integrasi layanan pencegahan dan pengobatan di fasilitas kesehatan. Pesan kampanye juga diperkuat di media sosial melalui tagar resmi #GIATKAN2025, #GerakanIndonesiaAkhiriTBC, dan #EliminasiTBC2030.

Fokus utama kampanye meliputi:

  • Deteksi dini TB dan penemuan kasus aktif yang terintegrasi dengan Terapi Pencegahan TB (TPT).
  • Pendampingan pasien hingga tuntas menjalani pengobatan.
  • Kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, komunitas, dan media.
  • Kampanye edukasi TOSS TB (Temukan TB, Obati Sampai Sembuh).
  • Penghapusan stigma terhadap pasien TB melalui peran aktif masyarakat.

Dukungan terhadap misi ini juga datang dari sektor industri dan komunitas kesehatan. INDOMEDEX 2026, sebagai ajang pameran dan kolaborasi industri kesehatan, akan menjadi platform pertemuan pelaku sektor kesehatan, pembuat kebijakan, dan komunitas medis untuk mempercepat inovasi, memperkuat jejaring, serta mendorong langkah nyata menuju Indonesia bebas TBC.

Dengan semangat Gerak Bersama, Sehat Bersama, kampanye GIATKAN menjadi pengingat bahwa eliminasi TBC hanya dapat tercapai jika seluruh pihak bersatu, bergerak, dan berkomitmen demi Indonesia yang lebih sehat dan bebas penyakit menular.